Pengaruh FOMO dan Gaya Hidup Berbelanja terhadap Pembelian Impulsif pada Generasi Z Konsumen TikTok Shop di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung
https://doi.org/10.70451/cakrawala.v3i1.729
Keywords:
Ketakutan Akan Kehilangan Kesempatan (Fomo), Gaya Hidup Berbelanja, Pembelian ImpulsifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketakutan akan kehilangan kesempatan (FOMO) dan gaya hidup berbelanja terhadap pembelian impulsif pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda yang meliputi uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan IBM SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial FOMO tidak berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif, sedangkan gaya hidup berbelanja berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif. Secara simultan, FOMO dan gaya hidup berbelanja berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif dengan nilai koefisien determinasi sebesar 47,7%. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai pengaruh FOMO dan gaya hidup berbelanja terhadap pembelian impulsif pada Generasi Z pengguna TikTok Shop di luar wilayah metropolitan yang masih terbatas diteliti.
Downloads
References
Adira Ismi, Siti Nurbayani, and R. S. (2022). Detox Sosial Media Sebagai Upaya Mengatasi Social Media Addiction Dan FOMO ( Fear Of Missing Out ). Jurnal Sosialisasi Jurnall Hasil Pemikiran, Penelitian, Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan 9, 3, 92.
Agustina, N. R., Safrianti, S., & Waliamin, J. (2025). Pengaruh Shopping lifestyle , Financial Technology , dan FOMO Terhadap Impulse buying Dimoderasi Financial awareness Pada Pengguna E-commerce Generasi Z ( Studi Kasus Mahasiswa di Kota Bengkulu ). Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Dan Keuangan, 6(3), 1–14.
Astuti, N. A., & Pratiwi, A. (2024). Pengaruh FOMO ( Fear of Missing Out ) , Shopping Lifestyle , dan Positive Emotion Terhadap Impulse Buying ( Survey pada Mahasiswa Konsumen E-commerce Shopee di Universitas Slamet Riyadi Surakarta ). Jurnal Ekonomi Dan Manajemen, 2(1), 540–562.
Cahyani, L., & Marcelino, D. (2023). Positive Emotions as Mediation Between Hedonic Shopping Motivations on Impulsive Buying Behavior of E-Commerce in Indonesia. Asia Pacific Management and Business Application, 011(03), 347–362. https://doi.org/10.21776/ub.apmba.2023.011.03.7
Fadillah, M. F., & Sosialita, T. D. (2024). Pengaruh Self-Control Terhadap Impulsive Buying Pada Dewasa Awal Yang Bermain Game Online. Universitas Airlangga. http://repository.unair.ac.id/id/eprint/132998
Kuala, U. S., Kuala, U. S., Syahputra, M. F., & Kuala, U. S. (2023). Analisis Hedonic Shopping , Lifestyle Shopping dan E-Impulse Buying Bagi Pengguna Platform Shopee. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 10(2), 273–282.
Kumalasari, E., & Aditama, R. R. A. (2025). Pengaruh Fomo ( Fear of Missing Out ), Positive Emotion , Dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulse Buying di Tiktok Shop (Survei Pada Mahasiswa di Surakarta). PENG (Jurnal Ekonomi Dan Manajemen), 3(1), 933–949.
Lutfiyah, Z. (2025). Pengaruh Fear of Missing Out, Paylater, dan Literasi Keuangan terhadap Impulsive Buying pada Gen Z. Indonesia Economic Jurnal, 1(2), 519–530.
Maula, D. (2024). Pengaruh Fear Of Missing Out Terhadap Perilaku Pembelian Impulsif Pengguna Tiktok Mahasiswi Tadris Ips Uin Syarif Hidayatullah Jakarta [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
Mongilong, M. P., Hafid, R., Maruwae, A., Mahmud, M., & Yulianti, T. (2024). Pengaruh Shopping Lifestyle Dan Harga Diskon Terhadap Impulsive Buying. Oikos-Nomos Jurnal Kajian Ekonomi Dan Bisnis, 17(2), 106–116.
Park, H. H., & Sullivan, P. (2009). Market Segmentation with Respect to University Students Clothing Benefits Sought. International Journal of Retail and Distribution Management, 37(2).
Przybylski, A. K., Murayama, K., Dehaan, C. R., & Gladwell, V. (2013). Motivational, emotional, and behavioral correlates of fear of missing out. Computers in Human Behavior, 24(9), 1841–1848. https://doi.org/ 10.1016/j.chb.2013.02.014
Rinonce, E. M., Jannah, M., Amelia, R., Anggun, Z., & Prasetyo, R. (2025). Fear of Missing Out Fuels Impulsive Buying Behavior in Gen Z. Psikologia : Jurnal Psikologi, 10(1), 97–110. https://doi.org/10.21070/psikologia.v10i1.1847
Rook, D. W., & Fisher, R. J. (1995). Normative Influences on Impulsive Buying Behavior. Journal of Consumer Research, 22(3), 305. https://doi.org/10.1086/209452
Sianturi, A. N., & Siregar, I. (2023). Hubungan Fear Of Missing Out Dengan Kesejahteraan Psikologis Pengguna Instagram Pada Remaja Di SMP. 1, 35–42.
Sukardi, Y. O., Pramudya FR, A., Lingga, A. D., Riyadi, F. Z., & Rengganis, H. P. A. (2022). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Brand Awareness Marketplace Shopee pada Gen-Z di Kota Bandung. Journal of Tax and Business, 3(2), 224–233. https://doi.org/10.55336/jpb.v3i2.105
Widiyanto, N. P., Andriana, R., & Noor, A. (2025). Pengaruh Fashion Involvement , Shopping Lifestyle , dan Discount terhadap Impulse Buying Pelanggan pada Pengguna Shopee di Wilayah Sidoarjo. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS), 4(3), 6243–6255.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International. that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.











