Penguatan Kapasitas Anggota GP ANSOR Kecamatan Pagedangan dalam Pengelolaan Program Sosial Berbasis SDM yang Berkelanjutan

https://doi.org/10.70451/pkm.v3i1.810

Penulis

  • Angga Juanda Universitas Pamulang
  • Yayan Sudaryana Universitas Pamulang
  • Endang Sugiarti Universitas Pamulang
  • Erlangga Restu Yudistira Universitas Pamulang
  • Moh. Restu Sidiq Universitas Pamulang
  • Risca Wijayanti Universitas Pamulang

Kata Kunci:

Kapasitas SDM, GP. ANSOR, Program Sosial Berkelanjutan, Pembelajaran Partisipatif, Pemberdayaan Masyarakat

Abstrak

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memperkuat kapasitas anggota GP. ANSOR Kecamatan Pagedangan dalam mengelola program sosial berbasis sumber daya manusia yang berkelanjutan. Revisi naskah disusun berdasarkan hasil observasi mitra, diskusi partisipatif, latihan penyusunan rencana aksi, serta evaluasi berbasis rubrik kinerja pada tingkat kelompok. Pelaksanaan terdiri atas enam tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, perancangan program, penyuluhan partisipatif, pemetaan masalah, latihan rencana aksi, serta evaluasi dan tindak lanjut. Peserta meliputi anggota GP. ANSOR, perwakilan masyarakat, dan fasilitator perguruan tinggi; sedikitnya 25 orang terdokumentasi mengikuti sesi tatap muka. Kondisi awal menunjukkan perencanaan yang belum sistematis, pembagian peran yang belum tegas, dokumentasi yang lemah, penggunaan indikator yang terbatas, dan belum adanya mekanisme tindak lanjut formal. Setelah kegiatan, tiga dari lima indikator kelompok tercapai, yaitu partisipasi aktif, teridentifikasinya empat masalah prioritas tata kelola, dan meningkatnya pemahaman mengenai siklus pengelolaan program sosial. Dua indikator lainnya finalisasi rencana aksi operasional dan pembentukan tim tindak lanjut—tercapai sebagian. Keunggulan program terletak pada integrasi pengembangan kapasitas SDM, tata kelola sederhana, orientasi keberlanjutan, dan perencanaan aksi kolaboratif dalam satu rangkaian pembelajaran partisipatif. Pendampingan lanjutan dan pengukuran pre-test–post-test individual direkomendasikan untuk menguji perubahan perilaku dan kelembagaan dalam jangka menengah.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Amali, L. N., Gani, H., & Katili, M. R. (2022). Pemberdayaan masyarakat sebagai upaya peningkatan SDM melalui pembangunan berkelanjutan. Jurnal Sibermas (Sinergi Pemberdayaan Masyarakat), 11(4), 727–738. https://doi.org/10.37905/sibermas.v11i2.12215

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tangerang. (2025). Kecamatan Pagedangan dalam angka 2025. BPS Kabupaten Tangerang.

Bourgeois, I., Lemire, S. T., Fierro, L. A., Castleman, A. M., & Cho, M. (2023). Laying a solid foundation for the next generation of evaluation capacity building: Findings from an integrative review. American Journal of Evaluation, 44(1), 29–49. https://doi.org/10.1177/10982140221106991

Collins, C., Dolata, J., Pike, E., & Sehgal, A. (2023). Increasing research capacity in community organizations: Findings from the Community Research Scholars Initiative. Evaluation and Program Planning, 96, 102189. https://doi.org/10.1016/j.evalprogplan.2022.102189

Dushkova, D., & Ivlieva, O. (2024). Empowering communities to act for a change: A review of the community empowerment programs towards sustainability and resilience. Sustainability, 16(19), 8700. https://doi.org/10.3390/su16198700

Mala, I. W., Misnan, & Setianingsih, E. S. (2024). Membangun kemandirian ekonomi lokal masyarakat desa melalui pemberdayaan Usaha Bersama Komunitas (UBK). Jurnal Ilmiah Manajemen Publik dan Kebijakan Sosial, 8(2), 186–200. https://doi.org/10.25139/jmnegara.v8i2.8655

Phuangsuwan, P., Siripipatthanakul, S., Siripipattanakul, S., & Jaipong, P. (2025). The impact of community participation in sustainable learning resource development: A case of Bangkok, Thailand. Sustainability, 17(10), 4620. https://doi.org/10.3390/su17104620

Sauter, A., & Loss, J. (2021). Capacity building in participatory stakeholder groups: Results from a German research consortium on active lifestyles. Health Promotion International, 36(Supplement_2), ii65–ii78. https://doi.org/10.1093/heapro/daab165

Sembiring, H., Mahendra Wirawan, S., & Indrastuti. (2025). Evaluation of change management innovation training based on participant perception. Monas: Jurnal Inovasi Aparatur, 6(2), 166–178. https://doi.org/10.54849/monas.v6i2.262

Sucipto, & Fatihin, M. K. (2024). Participatory learning for rural community empowerment. Jurnal Ilmu Pendidikan, 30(1), 69–79. https://doi.org/10.17977/um048v30i1p69-79

Tristanto, A., & Yunilisiah, Y. (2022). Reorganisasi karang taruna: Studi kasus Karang Taruna Tunas Kahuripan Desa Ciela, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut. Altruis: Journal of Community Services, 3(1), 14–17. https://doi.org/10.22219/altruis.v3i1.19356

Utami, L. A., Lechner, A. M., Permanasari, E., Purwandaru, P., & Ardianto, D. T. (2022). Participatory learning and co-design for sustainable rural living, supporting the revival of indigenous values and community resiliency in Sabrang Village, Indonesia. Land, 11(9), 1597. https://doi.org/10.3390/land11091597.

Diterbitkan

2026-07-20

Cara Mengutip

Juanda, A., Sudaryana, Y., Sugiarti, E., Yudistira, E. R., Sidiq, M. R., & Wijayanti, R. (2026). Penguatan Kapasitas Anggota GP ANSOR Kecamatan Pagedangan dalam Pengelolaan Program Sosial Berbasis SDM yang Berkelanjutan. AMANAH MENGABDI, 3(1), 59–67. https://doi.org/10.70451/pkm.v3i1.810

Terbitan

Bagian

Articles